Home / Berita Umum / Diterjang Banjir Luapan Sungai Krikil, Jembatan Akses 2 Desa di Bojonegoro Ambruk

Diterjang Banjir Luapan Sungai Krikil, Jembatan Akses 2 Desa di Bojonegoro Ambruk

Diterjang Banjir Luapan Sungai Krikil, Jembatan Akses 2 Desa di Bojonegoro Ambruk – Jembatan bambu yang disebut akses pokok untuk penduduk Desa Bareng serta Jelu, Ngasem, Bojonegoro, ambruk diterjang banjir bandang. Jembatan yang tidak dapat dilewati memutuskan akses penduduk.

Minimal 50 keluarga dari Dusun Jepon, Desa Bareng serta Dusun Jeruk Pecel, Desa Jelu, Kecamatan Ngasem rasakan sukar melakukan aktivitas sebab jembatan bambu yang sampai kini berubah menjadi akses pokok untuk mereka ambruk diterjang banjir luapan sungai Krikil yang melewati kampungnya.

Jembatan yang ambruk panjangnya seputar 25 mtr. dengan lebar 2 mtr. dan tinggi jembatan dari basic sungai capai 8 mtr. ini terbuat dari tiang penyangga dari cor beton, kayu serta lantai jembatan terbuat dari anyaman bambu. Tidak ada akses lainnya terkecuali jembatan ini buat dua desa itu.

” Jembatan ini memang akses pokok, kalaupun telah ambruk ya mungkin kelak penduduk akan melalui turun naik sungai. Harapannya ya selekasnya diperbaiki, ” papar Hadi, penduduk ditempat, Minggu (163/12/2108) .

Biarpun jembatan udah rusak serta ambruk, beberapa penduduk pun masihlah tampak nekat melewati jembatan. Tidak hanya buat mengevakuasi kendaraan roda dua, penduduk sangat terpaksa melintas buat berkativitas sebab sungai masihlah deras airnya serta mereka tak tidak akan terisolir nanti.

Biar tak ada korban, petugas dari Polsek Ngasem ikut mengevakuasi motor penduduk. Tetapi sebab cemas jembatan lebih rusak serta menggunakan korban sekarang pengungsian di stop. Polisi pada akhirnya menempatkan garis pengaman biar jembatan tak dilintasi orang.

” Lebih baik kita pasang garis pengaman, sebab barusan pernah dilewati penduduk telah membahayakan jembatan ambruk ini, ” kata Kanit Sabhara Polsek Ngasem Iptu Eko.

About admin