Home / Berita Umum / Mahasiswa BP2IP Barombong Tewas di Kamar Kos dengan Mulut Berbusa

Mahasiswa BP2IP Barombong Tewas di Kamar Kos dengan Mulut Berbusa

Mahasiswa BP2IP Barombong Tewas di Kamar Kos dengan Mulut Berbusa – Seseorang mahasiswa Balai Pendidikan serta Kursus Pengetahuan Pelayaran (BP2IP) Barombong, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Handri Tatuwo (21) diketemukan meninggal dunia di kamar kosnya. Waktu diketemukan, ada busa di mulut Handri.

Handri diketemukan meninggal dunia oleh rekanannya yang akan kembalikan ikat motor. Rekanannya bersama-sama satu orang mendapatkan Handri udah tergeletak.

“Saksi mendatangi kembali kamar korban buat kembalikan kunci motor korban serta kebetulan waktu itu lihat salah satunya saksi yang lain yang tengah duduk di muka kamarnya yang kebetulan berdampingan kamar dengan korban. Saksi langsung mengecheck kamar korban itu serta mengalami korban tengah terbaring terlentang selain tempat tidurnya dengan situasi mulut berbusa,” papar Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, AKBP Indratmoko, pada Sabtu (6/4/2019).

Handri tinggal di salah satunya rumah kos di area Barombong, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, pada Sabtu sore. Berkenaan momen ini, polisi udah ambil info tiga orang saksi yang terdiri dalam dua orang mahasiswa BP2IP serta pemilik rumah kos.

“Saksi memaparkan jika waktu itu saksi lihat situasi korban habis menangis dengan mata merah,” ucap AKBP Indratmoko.

Saksi pun mengatakan pernah ajak Handri menjenguk temannya dalam rumah sakit. Akan tetapi Handri menampik.

“Saksi pulang dari rumah sakit serta mau kembalikan kunci motor korban, dan selanjutnya saksi mengetuk pintu kamar korban akan tetapi tdk dibuka, lalu saksi melihat dijendela serta lihat korban waktu itu tengah tertidur pada tempat tidurnya,” makin Indratmoko.

Mengalami korban yang udah tergeletak serta berbusa, kawan korban bersama-sama pemilik kos lakukan usaha paksa buat buka kamar korban. Banyak saksi lalu memberikan laporan hal itu ke Polsek Tamalate Makassar.

Buat paham yang memicu tentunya kematian korban, aparat kepolisian Polrestabes Makassar bersama-sama Dokpol Polda Sulsel membawa korban ke Rumah Sakit Bhayangkara Makassar buat divisum.

About admin