Home / Berita Umum / Polisi di Surabaya Amankan Jutaan Pil Obat Terlarang Senilai Rp 15 Miliar

Polisi di Surabaya Amankan Jutaan Pil Obat Terlarang Senilai Rp 15 Miliar

Polisi di Surabaya Amankan Jutaan Pil Obat Terlarang Senilai Rp 15 Miliar – Polrestabes Surabaya mengambil alih 242 boks berisi obat-obatan terlarang type pil charnopen serta koplo sejumlah Rp 15 miliar. Keseluruhan ada 7. 870. 000 butir pil charnopen serta pil koplo yang ditangkap polisi.

” Kita amankan semenjak tgl 1 Agustus tempo hari. Kita bangun terkumpul demikian banyak. Itu jika kita nominalkan satu butir seharga Rp 2. 000 karena itu totalnya Rp 15 miliar lebih, ” kata Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Rudi Setiawan pada wartawan di Mapolrestabes Surabaya, Senin (27/8/2018).

Rudi menuturkan beberapa barang itu bermula dari usaha Satreskrim Polrestabes Surabaya yang mengamankan tiga terduga berinisial SA, DUL serta FD di pada tgl 1 Agustus 2018 kemarin. Ketiganya adalah karyawan perusahaan ekspedisi CV Samudra Perkasa Trans, Surabaya.

Dari ketiganya, polisi mengamankan 3 boks berisi 150 ribu butir pil carnophen.

Dari info terduga SA, 3 boks berisi beberapa ribu pil carnophen ini di kirim dari Jakarta lewat ekspedisi PT Kereta Barah Logistik (Kalog) ke alamat CV Samudra Perkasa Trans yang gagasannya akan diambil oleh Muhammad Noor alias Ahmad (37).

Akan tetapi dari pernyataan Ahmad, barang yang di kirim itu sebetulnya ialah punya Abdul Aziz (40) yang disebut bos Ahmad.

” Petugas mengamankan ke-2 terduga sesudah lakukan pengejaran di Banjarmasin, Kalimatan, ” papar Rudi.

Sesudah diinterogasi oleh petugas, Ahmad lalu mengaku bila pada tgl 5 Agustus masih tetap ada pengiriman beberapa ribu pil carnophen dari Jakarta. Nyatanya sesudah dicek di PT Kalog diketemukan 4 boks berisi 200 ribu pil carnophen. Serta di tgl yang juga sama diketemukan 34 boks berisi 1. 088. 000 butir pil carnophen akan tetapi di perusahaan ekspedisi lainnya, yakni PT Angkunas di Stasiun Pasar Turi.

” Mereka pengirimannya setahap. Semua pengirimannya antarekspedisi menjadi susah untuk dideteksi. Mujur pihak ekspedisi memberikan laporan ada beberapa barang meresahkan itu, ” kata Rudi.

Tidak berhenti sampai disana, esok harinya petugas kembali lakukan penelusuran di PT Angkunas serta sukses mengamankan 46 bokse berisi 1. 472. 000 butir pil carnophen dan 115 boks yang berisi pil koplo sekitar 4. 960. 000 butir yang gagasannya akan di kirim ke Sulawesi.

” Ke-2 terduga kami amankan. Mereka mengakui menjadi kurir serta sekali pengiriman mereka mengakui mendapatkan gaji Rp 1 juta, ” tutur Rudi.

Karena tindakannya, terduga akan dijaring dengan Masalah 114 Ayat (2) Jo. Masalah 132 ayat (1) Subs. Masalah 112 Ayat (2) Jo. Masalah 132 ayat (1) UU. RI. No. 35 Tahun 2009, mengenai Narkotika serta Masalah 197 UU RI No. 36 Tahun 2009 mengenai Kesehatan.

About admin