Kpk Menetapkan Ketua DPRD Kota Malang Tersangka – Juru bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah menyebutkan KPK mengambil alih beberapa tanda bukti hasil penggeledahan berkaitan penetapan tersangka Ketua DPRD Kota Malang M. Arief Wicaksono dalam sangkaan korupsi yang melibatkan Dinas Pekerjaan Umum serta Pengaturan Ruangan.
Arief juga adalah Ketua Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Kota Malang. “Disita beberapa dokumen berkaitan APBD serta project, tengah didalami dalam penyidikan ini, ” tutur Febri Diansyah lewat pesan singkat pada Kamis, 10 Agustus 2017.
Rabu tempo hari KPK menggeledah kantor Dinas Pekerjaan Umum serta Pengaturan Ruangan Kota Malang. Sesudah menggeledah, penyidik menyegel satu ruang di kantor itu. Tempat setelah itu yang digeledah yaitu kantor Wali Kota Malang.
Sesudah penggeledahan sepanjang 9 jam, penyidik KPK mengangkut tiga koper dari kantor Wali Kota Malang. Koper yang disangka diisi dokumen itu lalu dimasukkan kedalam mobil.
Febri menjelaskan terkecuali dokumen, penyidik juga mengambil alih tanda bukti elektronik berbentuk telepon genggam punya beberapa petinggi. Tanda bukti yang diambil alih itu terkait dengan keperluan pembuktian KPK.
Menurut Febri, KPK telah mengambil keputusan sebagian orang tersangka. Mereka dari unsur legislatif, pemerintah kota serta pihak swasta. Ia menyebutkan aktivitas di lapangan masih tetap dikerjakan.
Dia belum juga bisa memberi info yang lebih khusus berkaitan dengan nama beberapa tersangka. ” Kasusnya belum juga bisa kami ungkapkan, tetapi kurun waktu dekat pasti juga akan diberitakan pada umum, ” kata Febri Diansyah.